Kejaksaan Agung RI dan Kejaksaan Tinggi Jatim Ajak Mahasiswa Melek Hukum

04 Nov 2019

Departemen Mata Kuliah Umum (DMU) UK Petra mengundang Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Jatim) untuk memberikan penerangan hukum pada 20 September 2019 di RK IV gedung Radius Prawiro. “Saya berharap mahasiswa dapat mengenal hukum dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-harinya.”, ujar Dr. Wilma Laura Sahetapy, S.S., M.Hum., salah satu dosen mata kuliah Pancasila.

Sejumlah 125 mahasiswa kelas mata kuliah Pancasila mendengarkan dengan seksama dua sesi yang dibawakan. Pertama dibawakan Kasubid Penyiapan Materi Penkum Luhkum Kejaksaan Agung RI, Sony Adhyaksa, S.H., M.H. Ia menceritakan tugas Kejaksaan Agung yang terdiri dari Kejaksaan Muda yang mengurus kasus pidana, perdata, intelijen, dan pengawasan. Sony memperingatkan mahasiswa mengenai bahaya narkoba dan ciri-ciri penggunannya. “Ingat, menyaksikan saja namun tidak melaporkan dapat memberikan kalian hukuman ekstra 1 tahun.”, ujarnya. 

Sesi kedua merupakan penjelasan mengenai UU ITE oleh Koordinator  Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Virgaliano Nahan, S.H., M.H. Sesi ini menjadi kelanjutan dari penggunaan media sosial dari sesi sebelumnya. Virgaliano mengungkapkan bahwa pelanggaran yang dilakukan mahasiswa biasanya berupa ujaran kebencian di media sosial. “Mengkritik sebenarnya boleh-boleh saja asal tidak mengandung SARA. Ingat, ada hukum yang mengawasi gerak-gerik kalian di medsos.”, ia memperingatkan. (stf/Aj)


Close previewer